Blog ini masih dalam perbaikan.
Harap dapat dimaklumi.
Thanks.
:-)
Wednesday, August 26, 2009
Monday, May 25, 2009
Kehidupan
Author: Rachel Christy
|
at:8:54 AM
|
Category :
my poem
|
0
comments

semua berawal dari masih dalam kandungan ibu,
masuk ke kehidupan yang fana
di mana pahit manis hidup akan dirasakan
semua berjalan lancar meski tantangan selalu ada
tak pernah berhenti hingga hidup itu usai
sampai mulai menapaki keremajaan
mencari jati diri, mencari teman
kemana kemari
terangkah atau gelapkah?
ketika jalan itu menuju gelap
apa yang kita lakukan?
ketika jalan itu menuju terang
apa yang kita lakukan?
tak tahu, tetap tak tahu
hingga menemui sesuatu
yang diyakini,
yang dipercayai
kesenangan bukanlah hidup sebenarnya
kehidupan sebenarnya adalah
saat dimana kita selalu bersyukur
atas apa yang kita terima
termasuk kekurangan kita
masuk ke kehidupan yang fana
di mana pahit manis hidup akan dirasakan
semua berjalan lancar meski tantangan selalu ada
tak pernah berhenti hingga hidup itu usai
sampai mulai menapaki keremajaan
mencari jati diri, mencari teman
kemana kemari
terangkah atau gelapkah?
ketika jalan itu menuju gelap
apa yang kita lakukan?
ketika jalan itu menuju terang
apa yang kita lakukan?
tak tahu, tetap tak tahu
hingga menemui sesuatu
yang diyakini,
yang dipercayai
kesenangan bukanlah hidup sebenarnya
kehidupan sebenarnya adalah
saat dimana kita selalu bersyukur
atas apa yang kita terima
termasuk kekurangan kita
Sunday, April 19, 2009
I am hurt
Author: Rachel Christy
|
at:10:51 PM
|
Category :
my poem
|
0
comments

aku terluka.
entah sudah sampai mana aku membawa luka ini.
aku sudah berjalan terlalu jauh,
hingga aku tak dapat kembali lagi.
semakin kutahan luka ini, semakin perih ia menyakitiku.
aku butuh obat.
aku butuh penyembuh.
membesar membesar membesar!
luka ini membesar
perih tersayat
aku tak tahu sampai sejauh apa aku sanggup bertahan
tetapi,
jika datang waktunya aku tak sanggup lagi
aku akan berhenti
maafkan aku tak lanjutkan perjalanan ini
aku sudah berusaha semampuku
entah sudah sampai mana aku membawa luka ini.
aku sudah berjalan terlalu jauh,
hingga aku tak dapat kembali lagi.
semakin kutahan luka ini, semakin perih ia menyakitiku.
aku butuh obat.
aku butuh penyembuh.
membesar membesar membesar!
luka ini membesar
perih tersayat
aku tak tahu sampai sejauh apa aku sanggup bertahan
tetapi,
jika datang waktunya aku tak sanggup lagi
aku akan berhenti
maafkan aku tak lanjutkan perjalanan ini
aku sudah berusaha semampuku
Subscribe to:
Posts (Atom)